You are here

Day 1 Apa yang akan kamu kerjakan selama sisa hidupmu?

Rick-Warren-Tujuan-hidupPurpose Driven Life

Day 1. Apa yang akan kamu kerjakan selama sisa hidupmu?

Selamat pagi semuanya! Minggu ini saya ada di Kigali, Rwanda. Rwanda adalah tempat yang punya masa lalu sulit, tetapi punya masa depan yang cerah. Jadi saya memilih tempat ini untuk berbicara mengenai masa depan Anda.
Minggu ini kita akan masuk ke 40 hari hidup dalam Tujuan, yaitu tentang menjalani hidup menurut kegunaan yang Tuhan punya untuk masa depan Anda.
Saya pikir ini adalah tempat yang terbaik untuk berbicara tentang itu.
Saya berdiri di atas memorial pembunuhan masal di Kigali.
Dan sebuah tempat yang dulunya penuh penderitaan sekarang berubah menjadi tempat yang penuh kegembiraan seperti yang diceritakan orang mengenai apa yang Tuhan lakukan di negara ini.
Dan saya tidak tahu apa yang terjadi dalam hidup Anda.

Saya tidak tahu hal-hal apa yang sudah terjadi dengan buruk.
Tapi saya tahu ini: masa lalu Anda sudah menjadi masa lalu, itu sudah berakhir!
Itu bukan masa depan Anda. Dan kalau Anda fokus kepada masa depan Anda dan apa yang Tuhan ingin Anda lakukan, Anda bisa menghadapi segala jenis masalah, sama seperti yang negara ini alami.

Ijinkan saya bertanya, kalau saya bertanya kepada Anda siapakah raja yang paling berhasil di Alkitab, siapa yang Anda sebut?
Sebagian mungkin menjawab Daud, karena ia menulis Mazmur, ia melawan Goliat. Ada yang menjawab Salomo, karena ia raja terkaya, dan raja yang paling bijaksana.
Tapi sebenarnya raja terbesar di Alkitab adalah seorang bernama Hizkia.
Alkitab menceritakan tentang dia di 2 Raja-raja pasal 18.
Ia berumur 25 tahun ketika menjadi raja (masih muda), dan ia memerintah di Yerusalem 29 tahun, dan ia melakukan yang menyenangkan Tuhan.
Hizkia percaya kepada Tuhan, bahkan dikatakan tidak ada raja lain seperti dia di Yudea, baik sebelum maupun sesudah dia!
Ia selalu setia kepada Tuhan dalam segalanya (bayangkan itu). Dan ia menaati semua perintah yang diberikan Tuhan kepada Musa. Jadi Tuhan beserta dia, dan ia berhasil dalam semua yang dilakukannya. Bisakah Anda bayangkan itu? Bagaimana kalau ada orang yang selalu berhasil dalam setiap tindakannya?
Saya pasti bukan orang itu, Anda juga bukan. Tapi Alkitab mengatakan bahwa Hizkia orangnya.

Ia selalu berhasil karena ia selalu melakukan apa yang Tuhan ingin ia lakukan.Ā Ia menjalani hidup yang luar biasa ini, tetapi kemudian sesuatu terjadi; Hizkia sakit. Sakit yang fatal, dan Tuhan berkata di Yesaya pasal 38 kepada Hizkia kira-kira begini, “waktumu sudah berakhir, aku mencabut kabelnya, dan aku mau kamu pulang.”
Dan Hizkia mengatakan 32 alasan mengapa Tuhan harus memberinya hidup lebih lama.
Pembelaan itu ada di Yesaya 38. Yesaya mengatakan kepada Hizkia; siapkan keluargamu, kamu akan mati. Dengan kata lain “Jangan berdoa, kamu tidak akan sembuh”.
Tapi Hizkia berpaling dari Yesaya, dan ia menghadap tembok dan ia berdoa kepada Tuhan.
“Tuhan, aku memohon kepadaMu, ingatlah bagaimana aku hidup, aku hidup setia di pemandanganMu, hatiku sepenuhnya milikMu, dan Engkau sudah melihat hidupku dan kebaikan yang kulakukan.” Dan ini yang luar biasa, kemudian Tuhan berkata, “Aku mendengar doamu, dan Aku sudah melihat air matamu, dan inilah yang akan Kulakukan, Aku akan menambahkan 15 tahun ke hidupmu.”

Bisakah Anda bayangkan ini? Tawar menawar dengan Tuhan, dan berkata, lihatlah hidupku Tuhan, dan biarkan aku hidup lebih lama.
Hizkia hidup dengan baik, dan saat ia sakit, ia berkata, Tuhan aku ingin hidup lebih lama. Dan Tuhan berkata, kamu tahu? kamu benar, Aku akan memperpanjang hidupmu.

Saya ingin bertanya tiga hal tentang hal ini kepada Anda.
Yang pertama adalah kalau Tuhan meminta Anda memberikan alasan mengapa Ia sebaiknya memberikan Anda hidup 15 tahun lebih lama, apa yang Anda katakan?
Apa yang Anda katakan? Hizkia berkata, aku sudah melakukan yang baik, Tuhan. Aku setia kepadaMu. Apa yang Anda katakan? šŸ™‚
Kalau Tuhan meninjau 15 tahun hidup Anda di masa lampau yang sudah Anda jalani, dan kalau itu adalah dasar untuk memberi Anda hidup lebih panjang, apakah Ia akan memberikannya kepada Anda?
Pertanyaan saya hari ini adalah “Apakah Anda mau menggunakan hidup Anda, apapun itu, sebagaimana Tuhan ingin Anda menggunakannya?”
Ini yang akan kita bicarakan pagi ini, dan 6 minggu ke depan selama kita menjalani “40 minggu hidup dalam Tujuan”.

Saya akan menjelaskan mengapa kita melakukan “40 hari tujuan hidup”. Ada 5 alasan untuk itu.
Yang pertama Allah ingin memakai Anda dan Ia ingin Anda menaruhnya di pusat kehidupan Anda. Allah tidak hanya ingin agar Anda menyembah dia saja, tetapi Dia ingin agar hidup Anda terpusat kepadaNya, dimana Anda mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu. Dalam Matius pasal 22 Yesus berkata, “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap pikiran, dan kekuatanmu.” Yesus menyebut ini sebagai perintah yang pertama dan terbesar. Ini adalah menaruh hidup Anda seputar Allah. Banyak orang ingin Allah Ada sebagai bagian dari hidup mereka. Saya punya kehidupan pribadi saya, saya punya pekerjaan saya, saya punya hobi saya, saya punya kehidupan sosial saya, Saya punya kehidupan gereja saya, Oh ya saya punya sepotong di sana sini. tapi Allah ingin memenuhi hidup Anda. Ia ingin menjadi pusatnya. Anda diciptakan oleh Allah dan untuk Allah, dan sampai Anda mengerti hal ini, hidup tidak akan pernah masuk akal.

Perhatikan ayat pertama dimana Yesus sedang berjalan, dan seorang muda mendatanginya dan bertanya apakah perintah yang paling utama, dan Yesus berkata “Cintailah Tuhan dengan segenap hatimu, pikiranmu, dan kekuatanmu.” Itulah yang Dia katakan; Aku ingin engkau mencintaiku.

Dia tidak mengatakan Aku ingin engkau melayaniku, Aku ingin kau mengikutiKu, melakukan segala perintah dan ritual. Semuanya itu penting, tetapi Ia berkata yang terpenting adalah cintailah Aku, taruh Aku dipusat hidupmu, Aku ingin ada ditengah hatimu, Aku ingin menjadi fokus dari apa yang kamu ucapkan dan lakukan. Jadi yang terpenting dalam hidupmu adalah mencintai Tuhan. Yang Tuhan ingin Anda lakukan adalah belajar untuk mencintai Tuhan dan biarkan Dia mencintaimu kembali. Alkitab mengenai menyebut ini penyembahan.

Fokus Perhatian Anda
Tahukah kamu bahwa kalau kamu fokus kepada Allah, kamu akan mendapati masalahmu menjadi kecil.

Jika kamu mempunyai Tuhan yang besar, kamu mempunyai masalah yang kecil. Jika kamu mempunyai masalah yang besar, kamu mempunyai tuhan yang kecil. Semua tergantung kepada fokusmu.
Bagaimana kamu bisa tahu bahwa hidupmu terpusat kepada Allah? Sederhana sekali, kamu berhenti kuatir.
Kekuatiran adalah tanda bahwa sesuatu sedang mengambil alih pusat kehidupan Anda, dan sesuatu itu bukan Tuhan. Alkitab berkata di Filipi 4 ayat 7 “Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus”. Menakjubkan apa yang terjadi ketika Kristus mengambil alih kekuatiran di dalam pusat hati Anda.

Lima Tujuan Hidup Anda:
(1) Penyembahan
Jadi pertanyaan pertama saya adalah; jika Tuhan memberi Anda hidup 15 tahun lebih lama, apakah Anda akan menggunakannya untuk berpusat kepada Dia, dan kalau tidak maka kepada Apakah hidup Anda akan Anda pusatkan? Anda bisa memusatkan hidup Anda kepada banyak hal, tetapi Allah berkata “Pusatkan hidupmu kepadaKu”, dan Alkitab menyebut ini penyembahan.

(2) Persekutuan
Yang kedua adalah bahwa Tuhan ingin Anda terhubung dengan orang percaya lainnya. Alkitab menyebut ini Fellowship. Dalam Ibrani pasal 10 ayat 25 dikatakan “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat”. KetikaĀ  Allah menaruh manusia di Taman Eden Allah menaruhnya dalam tempat yang sempurna, tidak ada dosa, namun Allah tetap berkata tidak baik kalau manusia hidup sendirian. Tahukah Anda bahwa Allah membenci kesepian? Saya tidak berbicara mengenai Apakah Anda menikah atau tidak. Anda membutuhkan hubungan di dalam hidup Anda, karena Anda diciptakan di dalam gambar Allah. Alkitab berkata bahwa Allah begitu mencintai dunia ini sehingga Ia menciptakannya untuk mencintainya. Allah menginginkan sebuah keluarga, dan Ia ingin Anda menjadi anggota keluargaNya.

Dalam 40 hari tujuan hidup kita akan berbicara mengenai bagaimana menyingkirkan kesepian. Bagaimana Anda bisa mempunyai perasaan memiliki dan dimiliki. Itu jauh lebih daripada sekedar mendatangi kebaktian di gereja. Allah berkata bahwa hidup itu bukanlah untuk sendirian. Anda tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi pahlawan kesepian yang menghadapi hidup sendirian. Kita diciptakan untuk hidup dalam komunitas, dan kebenarannya adalah bahwa kita lebih baik bersama-sama. Lalu Bagaimana Tuhan ingin Anda terhubung dengan orang percaya lain? Alkitab mengatakan dalam Kisah Rasul pasal kedua; mereka yang percaya dibaptis, mereka ditambahkan ke dalam gereja, mereka bergabung dengan orang percaya lain. Di Dalam pengajaran para Rasul mereka menyembah secara rutin dan mereka bertemu dalam kelompok kecil di rumah-rumah. Saya ingin Anda mengetahui bahwa perintah Tuhan untuk kita menjalani hidup, adalah bahwa kita harus percaya. itu adalah langkah pertama. Anda harus percaya kepada Yesus. kemudian disebutkan bahwa mereka dibaptis, jika Anda belum dibaptis maka itu adalah langkah Anda selanjutnya. Itu seperti keluar ke tempat umum dan berkata bahwa aku tidak malu menjadi orang percaya. dan yang ketiga adalah Allah ingin Anda bergabung di gereja. Di gereja Saddleback orang mengikuti kelas 101. Kemudian dikatakan bahwa mereka mengikatkan diri kepada pengajaran Rasul. Apa maksudnya ini? Para Rasul menulis dalam Perjanjian Baru bahwa mereka mempelajari Alkitab bersama sama dan mereka melakukannya dalam Fellowship. Mereka menyembah bersama di bait Allah dan mereka berkumpul bersama di rumah rumah. Perhatikan bahwa mereka tidak menyembah di dalam bait Allah tetapi di halamannya. Dengan berdiri saja halaman ini bisa menampung 50 ribu orang, ini bisa saja gereja besar atau megachurch. Ahli sejarah mengatakan bahwa gereja Tuhan pada waktu itu memiliki 100.000 anggota, tetapi dikatakan dari hari ke hari mereka bertemu di rumah, dan itulah yang kita lakukan di gereja kami. Kami bertemu di akhir pekan untuk merayakan dalam kelompok besar, dan di hari lainnya kami bertemu di kelompok kecil. Ada lebih dari 3360 kelompok kecil di seluruh California. Biarkan saya mengatakan sesuatu tentang apa yang saya katakan ini beberapa kali dalam seminggu terakhir. Jika Anda mau menjadi bagian dalam 40 hari tujuan hidup, Anda harus masuk ke dalam kelompok kecil. Anda tidak akan mendapatkan apa-apa jika Anda hanya datang kemari untuk mendapatkan khotbah saja. Saya memohon Anda untuk bergabung ke dalam kelompok kecil. Hubungi kami untuk bergabung ke dalam salah satu kelompok kecil. Inilah yang saya maksudkan untuk terhubung dengan orang percaya lain.

Studi menunjukkan bahwa jika Anda menutup diri dari orang lain dan Anda tidak mengembangkan persahabatan yang erat, Anda tiga kali lebih rentan untuk mati di usia muda, Anda empat kali lebih mungkin untuk mengalami ketidakstabilan emosi, Anda lima kali lebih mungkin untuk menjadi depresi. Menurut studi ini Anda 10 kali lebih rentan untuk masuk rumah sakit karena sakit jiwa! Jadi jika Anda belum masuk ke dalam kelompok kecil, demi kesehatan jiwa Anda masuklah dalam kelompok kecil šŸ™‚

(3) Pemuridan
Ok Jadi jika Tuhan akan memberi Anda umur 15 tahun lebih lama seperti Hizkia, apa yang akan Anda lakukan dengan itu? Akankah Anda menggunakannya untuk memusatkannya kepada Tuhan dan terhubung dengan orang percaya lain? Jika Anda tidak ingin menggunakan hidup Anda seperti seharusnya, mengapa Tuhan akan memberikan Anda lebih panjang? Mengapa ia tidak mengambil saja Anda langsung ke surga?

Ada tiga alasan mengapa Tuhan membiarkan ada di bumi, dan itu adalah Allah ingin Anda menjadi dewasa secara rohani, mempersiapkan diri kepada Tuhan, berhubungan dengan orang lain. Menjadi dewasa secara rohani. Begitu Anda terlahir di dalam keluarga Allah, Allah ingin Anda bertumbuh.

Tahukah Anda, saya punya tiga anak dan jika mereka tidak bertumbuh, itu akan menjadi sebuah tragedi. Memang lucu pada saat mereka kecil, tapi kalau mereka tetap lucu sampai hari ini, itu akan sangat menyedihkan. Dan Allah ingin Anda bertumbuh. Alkitab berkata di dalam Kitab Ibrani Pasal 6 ayat 1 “Marilah kita bertumbuh menjadi dewasa di dalam pengertian kita sebagai seorang Kristen yang kuat”, bahkan di dalam Ibrani 5:12 dikatakan “Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras”. Visi Tuhan untuk kamu adalah agar kamu bertumbuh. Tetapi Bagaimana Anda bertumbuh? Anda bertumbuh dengan mempelajari Firman Tuhan, dengan mempercayai kebijakan-Nya dengan menaati perintahNya, dengan menyembah karakterNya, dengan mengembangkan karakter Kristus di dalam diri Anda. Alkitab menyebut ini pemuridan, dan itu adalah tujuan ketiga di dalam hidup.

Tanda Kedewasaan
Tuhan berkata aku ingin kamu mengembangkan otot rohanimu. Bagaimana Anda tahu kalau Anda dewasa? Anda tahu kalau ada dewasa secara fisik kalau Anda punya kemampuan untuk reproduksi secara fisik. Dan Anda tahu kalau Anda dewasa secara rohani kalau Anda mulai mereproduksi diri Anda secara rohani. Dengan kata lain, orang lain mulai bertumbuh dalam iman karena Anda. Itulah tanda kedewasaan.

Tuhan menggunakan berbagai macam cara untuk membantu kita bertemu Tuhan, menggunakan pencobaan, menggunakan kebenaran dengan menggunakan kelompok kecil dan orang lain, Tuhan menggunakan berbagai macam cara. Satu hal yang sulit untuk dimengerti adalah bahwa Tuhan menggunakan masalah agar Anda bertumbuh. Dan satu hal yang akan kita lihat dalam 40 hari perjalanan ini adalah bahwa tujuan Tuhan dalam hidup Anda lebih besar daripada semua masalah, dan bahwa semua masalah mempunyai tujuan. Ketika Anda masuk ke dalam masalah, Tuhan tidak ingin Anda bertanya “mengapa” tanyalah “apa”. Jangan tanya kenapa ini terjadi, itulah bagian dari hidup. Kita ada di planet yang sudah jatuh. Ini bukan surga, disini penuh air mata. Anda tidak bisa berharap segalanya sempurna disini. Itu akan sempurna di surga, tapi bukan di bumi. Lebih daripada bertanya “kenapa” atau “kenapa aku”, bertanyalah “apa yang ingin engkau ajarkan kepadaku, Tuhan?” Masalah bisa menjadi batu loncatan ke kedewasaan, atau bisa menjadi batu sandungan ke kekanak-kanakan. Setiap masalah akan membuat Anda pahit, atau menjadi lebih baik.

Tuhan punya lima tujuan dalam hidup Anda. Pertama Ia ingin Anda memusatkan hidup Anda kepadanya, ini disebut penyembahan. Allah ingin Anda terhubung dengan orang percaya lain, itu disebut fellowship. Allah ingin Anda bertumbuh secara rohani, itu disebut pemuridan. Dan tujuan keempat Tuhan untuk hidup Anda adalah; Allah ingin Anda memberi kembali. Ia tidak ingin Anda hanya hidup di bumi dan menghabiskan sumber daya kemudian mati. Allah ingin Anda membuat bumi menjadi tempat yang lebih baik, dan memberi kembali kepada hidup, ini disebut oleh Alkitab sebagai pelayanan. Yesus berkata, kalau Anda ingin menjadi besar Anda harus menjadi pelayan, berikan hidupmu untuk mendapatkannya. Lihatlah ayat ini 1 Petrus 4 ayat 10: “Tuhan sudah memberikan setiap kamu kemampuan khusus, pastikan untuk menggunakannya untuk mengumpulkan sebanyak mungkin uang..” Oh maaf saya salah membacanya. Tuhan memberikan Anda kemampuan khusus untuk membantu orang lain. Kita tidak seharusnya hidup untuk diri kita sendiri Ini bukan tentang Anda! Lalu Bagaimana Anda melayani Allah? Anda tidak bisa melayani Allah secara langsung. Selama Anda ada di bumi, Anda tidak bisa melihat Allah. Allah tidak kelihatan. Satu-satunya cara Anda bisa melayani Allah adalah dengan melayani orang lain. Dan Yesus berkata Jika kamu memberikan secangkir air dingin dalam namaKu, ia tidak akan kehilangan upahnya. Dia berkata, saat Aku sakit dan dalam penjara kamu mengunjungi Aku, Aku haus engkau memberiku air minum, Aku lapar engkau memberiku makan, Aku telanjang dan engkau memberiku pakaian. Dan Anda bertanya, Tuhan kapan kami melakukan itu? dan Tuhan akan berkata “Apapun yang kamu lakukan untuk yang terkecil di antara kamu, kamu melakukannya untukKu”, dan Alkitab menyebut ini pelayanan.

(4) Pelayanan
Setiap kali Anda menggunakan kemampuan atau talenta Anda, saat Anda memakai apa yang Tuhan berikan kepada Anda untuk menolong orang lain, itulah pelayanan. Semua orang adalah pelayan. Tidak semua orang menjadi pendeta, tetapi semua orang bisa menjadi pelayan Tuhan. Kita di buat untuk memberi kembali, untuk berkontribusi. Studi mengatakan bahwa separuh dari orang New York yang sudah pensiun mati dalam 2 tahun pertama setelah pensiun. Mengapa? karena kita tidak didesain untuk berdiam diri saja. Keseluruhan tujuan hidup adalah Anda tidak diciptakan untuk diam saja. Anda akan bosan! Itu bukan hidup. Kita dibuat untukĀ  berbuat sesuatu bagi orang lain.

Suatu hari Tuhan akan bertanya kepadamu, apa yang kamu lakukan dengan apa yang sudah Aku berikan kepadamu. Bahkan jika Tuhan memberi Anda hari esok, dimana tidak ada yang bisa menjamin itu, Anda perlu berdoa seperti Daud dalam Mazmur 16. Apa yang bisa kuberikan kembali kepada Tuhan untuk semua berkat yang dicurahkannya kepadaku. Anda sebaiknya bertanya apa yang bisa kuberikan kembali kepada Tuhan untuk semua berkat yang dicurahkan-Nya kepadaku.

Biarkan saya memberi Anda rahasia kecil, saya mengenal banyak orang terkenal, banyak orang kaya, sukses tidak membawa makna, status tidak memberikan hal yang penting, seks tidak memberi arti, gaji tidak memberi arti. Arti hidup berasal dari melayani. Itu berasal dari memberi hidup Anda. Hanya ketika kita memberikan hidup kita, maka kita hidup sebagaimana kita diciptakan. Jadi pertanyaan saya adalah di mana akan Anda memberikan sesuatu?

Dalam 40 hari tujuan hidup kita akan melihat apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup Anda. Anda punya pesan, Anda punya misi, Anda punya pelayanan dalam hidup Anda. Tahukah Anda bahwa keempat tujuan hidup yang pertama, yaitu penyembahan, persekutuan, pemberitaan dan pelayanan akan berhenti di dunia ini saja.

Anda dibuat untuk hidup selamanya. Hidup ini lebih daripada yang sekarang Anda lihat saja. Suatu hari jantung Anda akan berhenti, tapi itu tidak berarti akhir hidup Anda. Itu berarti akhir dari tubuh Anda, tetapi Anda akanĀ  berada di dalam kekekalan, salah satu dari dua tempat itu. Dan jika kita membeli sepotong tongkat lalu mengukur jarak dari sini ke rumah Anda bolak-balik sepanjang hidup Anda itu dibandingkan dengan kekekalan hanya akan menjadi setitik kecil saja, semilimeter. Andaikan hidup mungkin selama 60 atau 80 tahun, paling lama mungkin 90 tahun, tapi Anda akan menghabiskan triliun tahun dalam kekekalan. Apa yang ingin Anda lakukan saat Anda tiba di surga? Di Surga kita akan melakukan 4 hal, kita akan mencintai Tuhan – itu penyembahan, kita akan mengasihi satu sama lain – itu fellowship, kita akan bertumbuh dalam Tuhan – pemuridan, kita akan melayani Tuhan di Surga, lalu apa yang Ia ingin Anda lakukan selama ada di bumi? Allah ingin Anda melatih apa yang Anda akan lakukan di Surga, sehingga Anda tidak menjadi canggung di sana. Tapi ada satu tujuan hidup yang Tuhan taruh dalam hidup Anda yang tidak bisa Anda lakukan di surga. Anda akan melakukannya di bumi. Sebenarnya Anda bisa melakukan semua yang Anda bisa lakukan di surga kecuali beberapa hal, Anda bisa menyembah di surga, Anda bisa berdoa di surga Anda bisa menyanyi di surga, Alkitab mengatakan Anda bisa bersenang-senang di surga, Anda bisa tertawa di surga, Anda bisa tidur, Anda bisa santai di surga. Ada dua hal yang tidak bisa Anda kerjakan di surga, yangĀ  Anda kerjakan di bumi. Salah satunya adalah “berdosa”, itu karena tidak ada dosa di surga, dan satunya yang lain adalah “memberitahu orang lain tentang kabar baik”, yaitu tentang Yesus, menjadi saksiNya. Menurut Anda manakah dari dua hal itu yang Tuhan ingin Anda lakukan selama di bumi? Ia tidak mengharapkan ada berdosa di bumi, dan jika Anda tidak akan memberitakan kabar baik, mengapa Ia akan membiarkan ada hidup? Alkitab menyebutnya misi, tujuan hidup Anda yang kelima.

(5) Misi
Yang Tuhan ingin Anda lakukan dalam hidup Anda adalah Ia ingin Anda mengkomunikasikan cintaNya. Begitu Anda memahami betapa Tuhan mencintai Anda, Ia ingin Anda menyampaikannya kepada orang lain. Jika Anda tahu obat untuk kanker dan Anda tidak memberitahukannya kepada orang lain, itu adalah kejahatan. Jika saya tahu obat untuk aids dan saya mengabarkannya, itu adalah kejahatan.

Tapi kita tahu lebih daripada itu, kita tahu dosa kita diampuni, masa lalu kita dilupakan, kita punya tujuan dalam hidup, dan sebuah rumah di Surga. Dan Allah ingin Anda membagikannya. Alkitab menyebutkan di 2 Korintus 5; melalui Yesus Allah sudah mendamaikan kita dengan diriNya, dan ia memberi kita tugas untuk memberitahu orang lain tentang perdamaian ini yang kita miliki dengan Dia. Jadi kita telah dikirim untuk berbicara untuk Yesus. Lalu di mana kita akan berbagi tentang cinta Allah? di semua tempat. Di tempat kerja, di rumah, di sekolah, di restoran, di segala tempat Anda bisa menemukan manusia, Anda seharusnya menyampaikan cinta Tuhan. Jadi teman, 40 hari kedepan dalam hidup Anda mungkin akan menjadi kesempatan terbesar untuk menyampaikan cinta Tuhan. Lima tahun lalu kami melakukan 40 hari hidup dalam tujuan, selama masa itu ribuan orang memberikan dirinya kepada Yesus, mereka menemukan sukacita di dalam Yesus Kristus.

Sekarang bahkan lebih mudah bagi Anda untuk melakukannya, karena Anda sudah punya bukunya, khotbah yang menyertainya, bahkan Purpose driven Life sudah dikenal di mana mana. Sekarang jutaan orang sudah membaca buku ini dan televisi mengutipnya berkali-kali. Tetapi jika ada jutaan orang sudah membaca dan mendapatkan pesan di dalamnya, itu berarti ada jutaan lagi yang belum mendengarnya. Hadiah terbesar yang bisa Anda berikan kepada teman Anda adalah membantu dia datang untuk mengenal Allah, dan mengetahui tujuan Allah untuk hidupnya. Jadi siapa yang akan Anda beritahu? siapa yang akan Anda undang? siapa yang akan Ada ajak ke gereja minggu depan? Ini begitu penting karena mereka tidak akan mendapatkannya di tempat lain.

Mereka tidak akan mendapatkan tujuan hidup mereka di restoran, atau televisi. Untuk mengetahui tujuan hidup Anda, Anda harus mengenal Tuhan yang menciptakan Anda. Anda tidak menciptakan diri Anda, jadi Anda tidak bisa memberitahu Anda tujuan hidup Anda sendiri. Kita harus membaca manual book dari produsen kita. Anda berbicara dengan pembuat Anda, yaitu Allah. Hal Terbesar yang bisa Anda lakukan untuk seseorang adalah membuat mereka menemukan tujuan hidup mereka, dan mengenal Allah secara pribadi. Bagaimana Anda melakukannya? Dengan kata-kata Anda dan dengan hidup Anda.

Saya ingin meminta Anda melakukan hal yang sangat khusus minggu ini, saya ingin Anda berdoa untuk lima teman saudara. Lima orang yang Anda tahu tidak punya gereja, atau tidak mengenal Tuhan dan tidak tahu tujuan Allah untuk hidup mereka. Dan saya ingin Anda memberi mereka undangan dan mengajak mereka ke dalam kelompok kecil. Anda katakan, “Lihat, kita akan mempelajari tujuan hidup kita dalam 40 hari, ini sudah di pelajari oleh 50 juta orang. Ini adalah buku nomor satu di New York times.” Ini permintaan yang mudah. Ini sesuatu yang setiap orang ingin ketahui, dan sesuatu yang setiap orang Perlu ketahui. Jadi undanglah mereka ke kelompok kecil Anda.Ā Adakah orang yang akan ke surga karena Anda?

Anda akan ada di Sorga karena seseorang telah meluangkan waktunya untuk memberiahu Anda. Pikirkan ini, setiap orang yang ada kenal akan menghabiskan waktunya di kekekalan, satu dari dua tempat itu.
Dan dimana Anda menghabiskan hidup Anda dan apa yang Anda lakukan dengan hidup Anda bisa membuat perbedaan untuk kekekalan untuk mereka. Jadi doa saya adalah agar Anda menganggap serius 40 hari tujuan hidup ini, dan selama 40 hari ini Anda berkomitmen untuk membawa lima orang ke kelompok kecil Anda.

Anda bebas memilih
Tahukah Anda bahwa Tuhan tidak suka memaksa Anda? Jika Anda tidak mau, Ia akan membiarkan Anda melakukan apapun yang Anda suka, membuang waktu hidup Anda, dan itu mempunyai akibat yang kekal, tetapi Tuhan akan memberi Anda kebebasan itu. Tetapi jika Anda menjalani hidup Anda dengan tujuan membangun hidup Anda bukan di atas kesenangan, popularitas atau kepemilikan, atau hobi, atau posisi, tetapi membangun hidup Anda di atas tujuan hidup yang Allah tetapkan, Anda punya kestabilan seperti batu yang keras. Jika badai datang, badai emosi, badai fisik, bagai rohani dan badai keuangan, atau badai kesehatan datang,Ā Anda punya kestabilan yang membuat Anda tetap tegak berdiri.

Mari kita berdoa, dengan kepala tertunduk katakan hal ini di hati Anda. Bapak, aku harus mengakui aku tidak selalu menggunakan hidupku sebagaimana Engkau memaksudkannya, dan aku minta maaf. Tetapi aku tahu hari ini apa yang Engkau ingin aku lakukan, dan aku mau berubah, dan aku ingin mengikuti tujuan hidupMu untukku. Aku ingin hidupku berpusat kepadaMu, aku ingin terhubung dengan orang percaya lain, aku ingin mengembangkan kedewasaan rohani, aku ingin berkontribusi kembali dan aku ingin memberitakan cintaMu Tuhan. Terima kasih untuk keluargaku yang baru dan terima kasih telah memberiku hidup yang masih kumiliki, dan bahwa aku boleh belajar tentang tujuan hidupku. Aku membuka hidupku sebenarnya untukMu dan aku minta Engkau memakai ku selama 40 hari hidup dalam tujuan, dalam namamu Aku berdoa, Amin.

Berikutnya: Day 2 Kenapa Aku Ada di Dunia ini?

 

Diterjemahkan dari Rick Warren: https://www.youtube.com/watch?v=4_FeBNEI00Y

Related posts

Leave a Comment