Member Login

Lost your password?

Registration

Arti hidup


Mafia Italia Bertobat

Michael Franzese adalah anak mafia Itali besar di Amerika di tahun 1960 an. Ia mengikuti jejak ayahnya menjadi gangster. Menjadi satu dari lima keluarga mafia paling ditakuti disana.
Pada pertengahan usianya ia memperoleh milyaran dollar dan semua yang bisa diinginkannya, dari skandal penipuan canggih pajak pom bensin.
tmp_images1953421818

Tetapi kemudian ia tertangkap oleh FBI.
“Kalau FBI menghukum orang 100 tahun, 150 tahun, mereka akan menghukumku 1000 tahun karena perbuatanku”, katanya.
Setelah menjalani beberapa tahun di sel 6×8 yang sedianya untuk selama hidupnya, ia akhirnya menyerah dan bekerja sama dengan FBI mengungkap bukti kejahatan banyak bos mafia lainnya. Karena satu dan lain hal, tuduhan2 kepadanya berguguran,hukumannya diperingan menjadi sisa 4 tahun beberapa bulan. Selama menjalani hukuman itu ia mengaku mulai membaca Alkitab dan dikuatkan. Dalam sel, orang ini punya banyak waktu untuk membaca Alkitab.

“Saya menyesal mengikuti jejak ayah saya, lihat apa yang saya dapat. Apa yang tersedia untuk saya hanya satu dari tiga ini: peluru, penjara seumur hidup atau kematian.”
Ia mungkin sering mendengar tentang Yesus, namun ia baru percaya kepada nama yang ajaib itu setelah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan atas dorongan isterinya yang Kristen. Dari kisah nyata hidupnya ini muncul beberapa film yang mengambil nama seperti John gotti, Donnie Brasco (diperankan Johnny depp), Sonny black, Lefty, dst nama2 itu dari orang yang nyata. Seperti diceritakan kepada National Geographic.
Lihat Michael Franzese menceritakan sendiri kisah hidupnya:

Apakah Anda lebih jahat daripada Michael Franzese, gembong mafia yang memotong tubuh orang seperti membunuh semut? Apakah Anda ragu bahwa perbuatan baik Anda akan mampu menyelamatkan Anda? Saudaraku, agama tidak menyelamatkan Anda, tetapi Yesus sanggup menyelamatkan Anda!


Bagikan kalau Anda mendapat sesuatu:

Share: Dilihat 5225 kali

Artikel dalam kategori ini:


Kang Maman Cover
» Kesaksian si Kabayan

Tags: ,

Leave a Reply